Sebuah Cerita dari Negeri Kangguru

Program Pertukaran Pemuda Indonesia Australia (PPIA) merupakan salah satu program pertukaran pemuda yang digagas oleh pemerintah Australia bekerjasama dengan Indonesia. Di Australia, program ini dilaksanakan oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (Department Foreign Affairs and Trade) sedangkan di Indonesia, program ini menjadi tanggung jawab Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA). Tujuan dari program PPIA adalah memberikan kesempatan bagi pemuda untuk mempelajari dan memahami kebudayaan masing-masing negara selama lebih kurang lima bulan. Kesempatan tersebut berhasil diraih oleh 18 pemuda yang berasal dari berbagai macam provinsi yang mewakili Indonesia di kancah internasional. Melalui program ini, kami berkesempatan untuk merasakan kehidupan di kota besar dan kota kecil pada fase program baik di Australia maupun di Indonesia.

Sebelum berangkat ke Australia, kami diberikan semacam pelatihan di Kota Jakarta oleh para alumni program selama satu minggu. Hal ini dimaksudkan agar kami mengenal dan menguasai seluruh aspek kebudayaan Indonesia secara lebih mendalam seperti seni tari, permainan alat musik dan nyanyian tradisional. Pada 27 Oktober 2010, kami berangkat menuju Kota Brisbane, ibu kota negara bagian Queensland, Australia, guna mempromosikan kebudayaan Indonesia sembari belajar mengenai kebudayaan dan etos kerja masyarakat Australia. Di kota ini, kami berpartisipasi dalam beberapa program yang telah diatur oleh kedua pemerintah yaitu hidup bersama keluarga asuh (host family), magang di salah satu kantor atau perusahaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan (work placement experience), menampilkan seni dan budaya Indonesia di berbagai lokasi (cultural performance) dan terlibat aktif dalam kehidupan sosial bermasyarakat (social activities) selama satu bulan.

Pada fase kota Brisbane, saya bekerja di Pusat Pemerintahan Kota Brisbane, unit kerjasama hubungan internasional. Pengalaman ini sangat membantu memperkaya pemahaman saya tentang bagaimana membangun Kota Brisbane menjadi kota bertaraf internasional melalui kerjasama kota ini dengan beberapa kota besar (sister cities) di berbagai negara. Pada fase kedua di negara ini, kami berpindah ke kota yang lebih kecil, Kota Roma. Saya berkesempatan magang di koran lokal, The Western Star, sebagai seorang jurnalis dan mendapatkan pengetahuan yang sangat berharga mengenai keterampilan menulis beberapa artikel dalam Bahasa Inggris.

Selain berkesempatan belajar tentang berbagai macam hal di tempat magang, saya juga belajar tentang kedisiplinan, toleransi dan saling tolong menolong dari masyarakat di Brisbane dan Roma. Di kota ini, ketepatan waktu sangat dihargai dan keterlambatan dianggap sebagai sesuatu yang tidak dapat ditolerir. Disamping itu, dalam menggunakan transportasi publik seperti bus, ferry dan kereta api, jadwal telah diatur sedemikian rupa sehingga keterlambatan akan merugikan diri sendiri. Masyarakat pun sangat toleran terhadap perbedaan yang ada termasuk agama. Sebagai minoritas muslim di kota itu, kami merasakan kebebasan melaksanakan sholat di taman-taman publik tanpa ada seorang pun yang merasa terganggu dengan aktivitas yang kami lakukan. Hal lainnya yang saya ingat dari Australia adalah kemauan masyarakat terutama yang sudah tua, untuk menjadi sukarelawan (volunteer) di berbagai bidang pelayanan masyarakat. Mereka bekerja tanpa digaji oleh pemerintah. Pekerjaan dilakukan atas dasar keinginan untuk berkontribusi dalam membantu pemerintah melayani masyarakat seperti di kantin sekolah, perpustakaan umum, panti sosial dan sebagainya. Hal-hal diatas merupakan beberapa nilai yang telah saya pelajari dari negara tetangga kita, Negeri Kangguru. Dan sebagai bangsa yang dikenal dengan keramahtamahannya, Indonesia juga harus belajar beberapa hal dari Australia, begitu pula sebaliknya. Pemahaman atas kebudayaan masing-masing negara dan kemauan untuk saling belajar merupakan salah satu pilar utama untuk membangun hubungan baik antar kedua negara ke depannya.

Advertisements

About Andrio

I would like to say thanks to someone who have asked me to write everything I wanna read in this blog. Honestly, I am not an expert on writing but I’ll try to do my best in providing any information that you wanna get from here. I wrote any articles on this simply blog based on my experience and my point of view about everything happened in my life. And I’m trying to translate some news from Indonesia to English and vice versa in a purpose to improve my knowledge in writing English. I hope that the small thing I have done could help some of you guys in a positive way especially gaining more info and knowledge. Currently, I am trying to read many books and articles to provide information for the readers. I’ll give my best shot.. View all posts by Andrio

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: